
PELATIH Prancis Didier Deschamps tak mampu menyembunyikan kekecewaannya setelah langkah Les Bleus terhenti di semifinal Piala Dunia 2026. Selain mengakui keunggulan Spanyol, Deschamps juga melontarkan sindiran kepada wasit Ivan Barton yang memimpin laga.
Prancis ditekuk Spanyol 0-2 pada babak empat besar Piala Dunia 2025 di AT&T Stadium, Arlington, Texas, AS, Rabu (15/7) dini hari WIB.
Kekalahan dari Spanyol memastikan Prancis gagal menjaga peluang meraih gelar Piala Dunia ketiga sekaligus menutup perjalanan Deschamps menuju akhir masa kepelatihannya dengan hasil yang tidak sesuai harapan.
Sejatinya, Les Bleus datang ke semifinal dengan modal meyakinkan. Mereka mencetak 16 gol dalam enam pertandingan dan tampil atraktif hingga digadang-gadang sebagai salah satu tim terbaik sepanjang turnamen. Namun, laju itu terhenti setelah kalah dari Spanyol yang tampil dominan.
Deschamps, yang akan mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih timnas Prancis setelah turnamen ini, mengatakan para pemainnya sangat terpukul karena gagal mewujudkan ambisi melangkah ke partai puncak.
“Tentu ada kekecewaan yang sangat besar. Para pemain sangat terpukul karena kami datang dengan ambisi tinggi. Namun, kami juga harus realistis. Hari ini, secara kualitas teknik kami memang berada satu tingkat di bawah tim yang mampu mengendalikan permainan dengan sangat baik,” kata Deschamps.
Meski mengakui Spanyol pantas menang, pelatih berusia 57 tahun itu menegaskan kekalahan bukan disebabkan faktor di luar timnya.
Deschamps turut menyinggung kepemimpinan wasit asal El Salvador, Ivan Barton. Salah satu keputusan yang menjadi sorotan ialah hadiah penalti untuk Spanyol pada babak pertama setelah Lucas Digne dinilai melanggar Lamine Yamal di kotak terlarang.
Tanpa menyebut keputusan tertentu secara spesifik, Deschamps mempertanyakan Barton kapasitas Barton untuk memimpin pertandingan sebesar semifinal Piala Dunia.
“Yang pertama, ini adalah kesalahan kami sendiri. Saya tidak ingin menyalahkan siapa pun,” katanya.
“Tqpi saya akan mengajukan pertanyaan yang provokatif dan saya tidak akan menjawabnya. Apakah wasit ini memang berada di level yang dibutuhkan untuk memimpin semifinal Piala Dunia?” ucap Deschamps.
Dia menegaskan komentarnya bukan sekadar luapan emosi akibat kekalahan. Menurut Deschamps, ada situasi-situasi yang dianggap merugikan timnya pada laga tersebut meski dia enggan merincinya.
“Saya tidak mengatakan ini hanya karena kami kalah hari ini. Ada cukup banyak situasi yang terjadi. Memang ada juga keputusan yang menguntungkan kami,” ujarnya tanpa merinci insiden yang dimaksud.
